Farhan, Nur Alam (2026) SISTEM MONITORING KUALITAS UDARA WILAYAH KLATEN BERBASIS IoT (Studi Kasus: Wilayah Industri Kecamatan Ceper). S1 thesis, STMIK AMIKOM Surakarta.
FARHAN NUR ALAM_2213010401_HALAMAN AWAL.pdf
Download (2MB)
FARHAN NUR ALAM_2213010401_ABSTRAK.pdf
Download (89kB)
FARHAN NUR ALAM_2213010401_BAB I.pdf
Download (112kB)
FARHAN NUR ALAM_2213010401_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (322kB)
FARHAN NUR ALAM_2213010401_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
FARHAN NUR ALAM_2213010401_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10MB)
FARHAN NUR ALAM_2213010401_BAB V.pdf
Download (74kB)
FARHAN NUR ALAM_22103010401_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (95kB)
FARHAN NUR ALAM_2213010401_LAMPIRAN.pdf
Download (9MB)
Abstract
Penelitian ini berjudul “Sistem Monitoring Kualitas Udara Wilayah Klaten Berbasis IoT (Studi Kasus: Wilayah Industri Kecamatan Ceper)”. Penelitian bertujuan merancang dan membangun sistem monitoring kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT) yang menyajikan data secara berkala, mengimplementasikan sistem peringatan otomatis apabila konsentrasi asap/gas polutan melampaui ambang batas, serta mengetahui kinerja sistem pada tiga titik pemantauan di kawasan industri Kecamatan Ceper, Klaten. Variabel penelitian dibatasi pada konsentrasi asap/gas (sensor MQ-2) serta suhu dan kelembaban udara (sensor DHT22), dengan ESP32 sebagai pengendali dan platform Blynk sebagai media penyajian data. Penelitian menggunakan Prototype Model, dengan analisis data mencakup konsistensi pembacaan sensor, kinerja notifikasi otomatis, keberhasilan transmisi data, dan fungsionalitas sistem. Hasil pengujian menunjukkan prototipe berhasil menyajikan data konsentrasi asap/gas, suhu, dan kelembaban secara berkala melalui dashboard Blynk. Pengujian Black-box menunjukkan seluruh lima fitur utama berfungsi baik, dengan seluruh data berhasil ditransmisikan tanpa kehilangan data di tiga titik pemantauan. Sistem peringatan otomatis tervalidasi berhasil pada seluruh lima kali pengujian trigger tersendiri dengan rata-rata waktu respons 3,4 detik, mengingat konsentrasi asap/gas rill di lapangan selama tujuh hari pemantauan tidak pernah melampaui ambang batas. Selama tujuh hari pemantauan, konsentrasi asap/gas tertinggi berada di TItik 2 Ngawonggo (113,81 ppm), diikuti Titik 1 Tegalduwur (89,52 ppm), dan terendah di Titik 3 Krawingan (53,7 ppm), sejalan dengan kepadatan industri di sekitarnya, serta menurun pada hari libur dibanding hari kerja. Dapat disimpulkan bahwa sistem moniroring kualitas udara berbasis IoT menggunakan ESP32, sensor MQ-2, dan DHT22 yang terintegrasi dengan platform Blynk berhasil dibangun, berfungsi dengan baik, andal dalam transmisi data, serta mampu mendeteksi variasi kualitas udara secara spasial maupun temporal. Sistem ini berpotensi menjadi alat bantu pemantauan kualitas udara di kawasan industri serta masukan bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
Kata kunci: monitoring kualitas udara, Internet of Things, ESP32, sensor MQ-2, sensor DHT22
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Depositing User: | 2213010401 FARHAN NUR ALAM |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 04:38 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 04:38 |
| URI: | http://repository.amikomsolo.ac.id/id/eprint/531 |

