Badruddin, Irsyad (2026) SISTEM PENCATATAN METER AIR DENGAN DETEKSI ANOMALI PEMAKAIAN MENGGUNAKAN WEIGHTED SCORING (Studi Kasus: PAMSIMAS Tirta Kresna). S1 thesis, STMIK AMIKOM Surakarta.
IRSYAD BADRUDDIN_2213010503_HALAMAN AWAL.pdf
Download (4MB)
IRSYAD BADRUDDIN_2213010503_ABSTRAK.pdf
Download (134kB)
IRSYAD BADRUDDIN_2213010503_BAB I.pdf
Download (99kB)
IRSYAD BADRUDDIN_2213010503_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (321kB)
IRSYAD BADRUDDIN_2213010503_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (221kB)
IRSYAD BADRUDDIN_2213010503_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
IRSYAD BADRUDDIN_2213010503_BAB V.pdf
Download (7kB)
IRSYAD BADRUDDIN_2213010503_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (146kB)
IRSYAD BADRUDDIN_2213010503_LAMPIRAN.pdf
Download (5MB)
Abstract
Penelitian ini menghasilkan Sistem Pencatatan Meter Air PAMSIMAS Tirta Kresna berbasis web dan Android yang dilengkapi deteksi anomali pemakaian air menggunakan metode Weighted Scoring, sebagai solusi atas proses pencatatan meter manual berbasis formulir kertas yang selama ini digunakan oleh PAMSIMAS Tirta Kresna, BUMDes Kresna Desa Tawangsari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. Penelitian dibatasi pada tiga peran pengguna, yaitu Admin, Petugas, dan Pelanggan, dengan fokus pada proses pencatatan meter, pengelolaan tagihan dan pembayaran, serta analisis anomali pemakaian air. Sistem dikembangkan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) yang meliputi tahap Perencanaan Kebutuhan, Desain Sistem, Pengembangan, dan Implementasi, dengan metode analisis Weighted Scoring berdasarkan empat kriteria, yaitu rasio pemakaian terhadap rata-rata historis, tren pemakaian, konsistensi pemakaian, serta pemakaian nol atau sangat rendah. Hasil pengolahan data pencatatan meter selama tujuh periode (Juli 2025–Januari 2026) menunjukkan total pemakaian sebesar 12.222 m³ dari 948 data pencatatan, dengan 131 data (13,8%) memiliki karakteristik awal sebagai pemakaian yang berpotensi tidak wajar. Sistem yang dikembangkan mampu mengklasifikasikan pemakaian pelanggan ke dalam tiga kategori, yaitu Normal, Perlu Diperhatikan, dan Anomali, berdasarkan skor hasil perhitungan Weighted Scoring yang ditampilkan secara otomatis kepada Admin maupun Petugas pada saat proses pencatatan meter berlangsung, sehingga anomali pemakaian dapat diketahui lebih dini tanpa harus menunggu proses rekapitulasi manual. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Weighted Scoring pada Sistem Pencatatan Meter Air PAMSIMAS Tirta Kresna berhasil mengotomatisasi proses pencatatan meter sekaligus memberikan indikasi anomali pemakaian air secara langsung kepada pengguna sistem, sehingga dapat membantu proses monitoring pemakaian air pelanggan secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi dibandingkan proses manual sebelumnya.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | S1 - Informatika |
| Depositing User: | 2213010503 IRSYAD BADRUDDIN |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 01:56 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 01:56 |
| URI: | http://repository.amikomsolo.ac.id/id/eprint/535 |

